📷Tirta Empul di Gianyar menjadi pilihan tempat paling populer untuk melaksanakan tradisi melukat di Bali/ ortibali
Penulis: Febrianti Saraswati | Editor: Putu Linggih
ORTIBALI.COM –Â Bali, pulau dewata, tak hanya memikat dengan keindahan pantai dan budayanya yang kaya, tetapi juga menawarkan pengalaman spiritual melalui ritual melukat.
Ritual pembersihan diri ini bukan sekadar tradisi, melainkan perjalanan batin untuk menyucikan jiwa, menghilangkan energi negatif, dan membuka pintu rezeki.
Dari pancuran suci di pegunungan hingga mata air di tepi pantai, berikut 14 destinasi melukat di Bali yang menggabungkan harmoni alam dan spiritualitas, cocok untuk wisatawan yang mencari ketenangan batin.
Menemukan Keseimbangan di Tabanan: Pesona Alam dan Spiritualitas
Tabanan, dengan sawah terasering dan pegunungan yang memesona, menjadi rumah bagi sejumlah tempat melukat yang menawarkan pengalaman spiritual mendalam. Berikut adalah lima destinasi unggulan di Tabanan yang patut masuk daftar liburanmu.
1. Pura Kedatuan Raksa Sidhi, Jatiluwih: Melukat di Warisan Dunia UNESCO
Di jantung Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Pura Kedatuan Raksa Sidhi menawarkan pengalaman melukat dengan latar sawah terasering yang masuk daftar warisan dunia UNESCO. Pura ini memiliki 17 pancuran suci, masing-masing dengan fungsi khusus untuk pembersihan spiritual. Pemedek diwajibkan membawa tiga pejati dan canang sebagai sarana persembahyangan, lalu melukat di setiap pancuran. Usai ritual, nikmati panorama hijau Jatiluwih yang menenangkan jiwa.
2. Pura Tamba Waras: Penyembuhan Jiwa di Lereng Gunung Batukaru
Terletak di Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, sekitar 20 km dari pusat Kota Tabanan, Pura Tamba Waras menawarkan Penglukatan Sapta Gangga dengan tujuh pancuran suci di lereng Gunung Batukaru. Tempat ini dipercaya mampu menyembuhkan penyakit, baik medis maupun nonmedis, termasuk gangguan akibat ilmu hitam. Pemedek perlu membawa kelapa muda kuning (bungkak nyuh gading), pejati, dan canang, yang bisa dibeli di warung sekitar. Suasana sejuk pegunungan menambah kekhidmatan ritual ini.
3. Pura Batu Meringgit, Kebun Raya Bedugul: Harmoni Siwa dan Buddha
Di kawasan Kebun Raya Bedugul, Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Pura Batu Meringgit memadukan ajaran Siwa dan Buddha. Pura Beji di dalamnya memiliki tiga pancuran suci: pengelukatan, tambah, dan peleburan, yang membantu membersihkan energi negatif dan menyembuhkan penyakit. Cukup bawa satu pejati dan tiga canang untuk ritual ini. Setelah selesai, jelajahi keindahan Kebun Raya Bedugul yang asri.
4. Pura Beji Tirta Amerta Gangga, Selemadeg Timur: Keajaiban Air Suci
Di Banjar Kelecung Kelod, Kecamatan Selemadeg Timur, Pura Beji Tirta Amerta Gangga memiliki tiga pancuran suci: Bulakan Kembar dan Mapas Ina. Air yang mengalir melalui Patung Dewata Nawa Sanga menciptakan aura magis, dipercaya mampu menyembuhkan penyakit fisik dan gaib. Pemedek hanya perlu membawa pejati dan canang untuk melukat di sini, menjadikannya destinasi yang praktis namun penuh makna.
5. Pura Luhur Goa Raja Taksaka: Melukat dalam Gua Mistis
Tersembunyi di Banjar Gerokgak Gede, Desa Delod Peken, Kota Tabanan, Pura Luhur Goa Raja Taksaka menawarkan pengalaman melukat di dalam gua sedalam 10 meter. Beji (mata air) di dalam gua digunakan untuk ritual pembersihan, dengan piodalan diadakan setiap Budha Kliwon, wuku Gumbreg. Ritual ini dipercaya membuka pintu rezeki dan kelancaran karier, dengan suasana gua yang sakral menambah daya tarik spiritual.
Keindahan dan Ketenangan di Badung: Destinasi Melukat yang Menyejukkan
Kabupaten Badung menyuguhkan tempat melukat yang memadukan spiritualitas dengan pesona alam yang menawan. Berikut adalah pilihan terbaik untukmu.
6. Pura Goa Peteng Alam, Jimbaran: Ritual Suci di Gua Alami
Terletak di Jalan Goa Peteng, Kecamatan Kuta Selatan, Pura Goa Peteng Alam (atau Pura Tunjung Mekar) menghadirkan pengalaman melukat di kolam jernih dalam gua alami. Air suci di sini dipercaya mampu menghilangkan energi negatif dan menyembuhkan penyakit gaib. Karena suasana gua yang gelap, pamedek disarankan membawa lampu penerangan untuk menambah kekhidmatan ritual.
7. Pura Pancoran Solas Taman Mumbul, Sangeh: Harmoni 11 Pancuran
Di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Pura Pancoran Solas Taman Mumbul memiliki 11 pancuran suci yang melambangkan Dewata Nawa Sanga, Ratu Niang Sakti, dan Dewi Kwam Inn. Dikelilingi kebun yang hijau, tempat ini ideal untuk melukat guna menetralisir energi negatif, melancarkan rezeki, dan melindungi bisnis. Jangan lewatkan kolam ikan di Pura Tirta Taman Mumbul di seberangnya untuk pengalaman yang lebih lengkap.
8. Pura Beji Saraswati, Gulingan: Ketenangan di Lembah Sungai
Di Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Pura Beji Saraswati menawarkan suasana damai di pinggir lembah sungai. Dengan 11 pancuran (enam menghadap selatan, lima menghadap barat), tempat ini cocok untuk melukat sekaligus memohon keturunan, rezeki, dan kelancaran karier. Meski perlu menuruni puluhan anak tangga, pemandangan alam yang asri membuat perjalanan ini terasa berharga.
9. Pura Geger, Nusa Dua: Melukat dengan Pemandangan Pantai
Di Jalan Pura Geger, Desa Adat Peminge, Kecamatan Kuta Selatan, Pura Geger Dalem Pemutih berdiri megah di atas batu karang dengan pemandangan Pantai Geger. Beji di sisi selatan pura, yang hanya muncul saat air surut, digunakan untuk melukat. Ritual ini dipercaya menyembuhkan penyakit gaib dan melancarkan rezeki. Pemandangan laut yang menakjubkan menjadi bonus setelah ritual selesai.
10. Taman Beji Samuan, Carangsari: Melukat dengan Nuansa Vila Mewah
Terletak di Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Taman Beji Samuan menawarkan pengalaman melukat di Pancuran Sapta Rsi dan kolam berendam dengan nuansa mewah. Berada di pinggir Sungai Yeh Penet, tempat ini dikelilingi lembah dan jurang yang asri, cocok untuk menyegarkan jiwa sekaligus membersihkan energi negatif.
Destinasi Melukat di Denpasar dan Sekitarnya
Selain Tabanan dan Badung, Bali memiliki tempat melukat lain yang tak kalah menarik, terutama di Denpasar dan sekitarnya.
11. Pura Dalem Mengening Lan Penghayatan Bhatara Semeru, Renon
Hanya 500 meter dari Pasar Renon, Kelurahan Renon, pura ini memiliki tirta suci untuk melukat. Airnya dipercaya berkhasiat untuk penyembuhan, pembersihan batin, dan perlindungan bisnis. Pemedek cukup membawa pejati atau canang sari, lalu melukat di depan area pura sebelum melanjutkan persembahyangan.
12. Pura Taman Beji, Pasar Badung: Oase di Tengah Kota
Di antara Pasar Kumbasari dan Pasar Badung, Pura Taman Beji berdiri di tepi Tukad Badung dengan mata air yang tak pernah kering. Air suci ini digunakan untuk melukat dan memerciki tempat bisnis agar terlindung dari energi negatif. Ritual di sini juga dipercaya menyembuhkan penyakit gaib dan memohon keturunan. Pemedek perlu membawa pejati dan bungkak (dua untuk laki-laki, tiga untuk perempuan).
13. Pantai Matahari Terbit, Sanur: Melukat dengan Pesona Matahari Pagi
Di timur Denpasar, Pantai Matahari Terbit di Sanur bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga tempat melukat yang populer. Ombak yang tenang membuatnya ideal untuk ritual pembersihan diri, sambil menikmati keindahan matahari terbit yang menambah nilai spiritual.
14. Pencampuhan Sala Tirta Sudamala, Abuan: Fleksibilitas Spiritual
Di Taman Pecampuan, Desa Pekraman Sala, Kecamatan Susut, tempat ini menawarkan pengalaman melukat lengkap dengan bantuan pecalang. Cukup bawa pejati, canang, dan dupa, tempat ini cocok untuk berbagai jenis penglukatan, menjadikannya pilihan serbaguna bagi pemedek.
Tips Praktis untuk Ritual Melukat yang Lancar
Ritual melukat sering menarik banyak pemedek, terutama di tempat populer. Agar pengalamanmu maksimal, ikuti tips berikut:
-
Siapkan sarana upacara: Bawa pejati, canang, atau bungkak sesuai aturan masing-masing pura.
-
Patuhi tata cara: Setiap pura memiliki keunikan, jadi pelajari prosedur melukat di lokasi tersebut.
-
Bawa baju ganti: Ritual melukat biasanya membuat tubuh basah, jadi siapkan pakaian kering.
-
Sabar menunggu giliran: Tempat seperti Pura Pancoran Solas Taman Mumbul sering ramai, jadi bersabarlah.
-
Hormati tradisi lokal: Jaga kekhidmatan ritual dengan mematuhi aturan setempat.
Makna Mendalam di Balik Melukat
Melukat bukan sekadar ritual mencuci tubuh dengan air suci, tetapi juga perjalanan menyucikan jiwa dengan kepekaan spiritual. Ritual ini diyakini mampu menghapus energi negatif, menyembuhkan penyakit gaib, membuka pintu rezeki, hingga memperlancar karier dan memohon keturunan. Dengan mengunjungi destinasi melukat ini, kamu tidak hanya menyegarkan batin, tetapi juga menikmati pesona alam dan budaya Bali yang tak tertandingi.
Jadi, kapan kamu akan memulai perjalanan spiritual ini di Pulau Dewata?
***













