Tayang: Sabtu, 6 September 2025 14:14 WITA
Penulis: Orti Bali

ORTIBALI.COM – Hari Banyu Pinaruh, yang dirayakan sehari setelah Hari Raya Saraswati, menjadi momen spesial bagi umat Hindu di Bali untuk melakukan ritual melukat.

Ritual penyucian diri ini, yang melibatkan air suci dari laut, sungai, atau pancoran di pura, bertujuan membersihkan tubuh dan jiwa sekaligus memperdalam ilmu pengetahuan.

Banyu Pinaruh, yang jatuh pada Minggu Redite Paing, wuku Sinta, menawarkan kesempatan untuk memulai lembaran baru dengan energi positif.

Jika kamu sedang mencari tempat melukat di Bali, berikut adalah 14 destinasi di Kabupaten Tabanan, Badung, dan sekitarnya yang memadukan spiritualitas dengan keindahan alam.

Tempat Melukat di Tabanan: Harmoni Alam dan Spiritualitas

Kabupaten Tabanan terkenal dengan pesona alamnya yang memukau, mulai dari sawah terasering hingga pegunungan. Berikut adalah lima tempat melukat di Tabanan yang wajib kamu kunjungi saat Banyu Pinaruh:

1. Pura Kedatuan Raksa Sidhi, Jatiluwih

Terletak di Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Banjar Soka Kawan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Pura Kedatuan Raksa Sidhi menawarkan pengalaman melukat dengan latar sawah terasering yang masuk daftar warisan dunia UNESCO. Pura ini memiliki 17 pancoran, masing-masing dengan fungsi khusus untuk penyucian spiritual. Pemedek wajib melukat di setiap pancoran, membawa tiga buah pejati dan canang sebagai sarana persembahyangan. Setelah ritual, nikmati keindahan Jatiluwih yang memesona.

2. Pura Tamba Waras, Penyembuhan Spiritual di Gunung Batukaru

Berada di Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, sekitar 20 km dari Kota Tabanan, Pura Tamba Waras terletak di lereng selatan Gunung Batukaru. Tempat melukat di sini, yang dikenal sebagai Penglukatan Sapta Gangga, memiliki tujuh pancoran yang dipercaya mampu menyembuhkan penyakit medis dan nonmedis, termasuk gangguan akibat ilmu hitam. Pemedek perlu membawa kelapa muda kuning (bungkak nyuh gading) sesuai jumlah orang yang melukat, serta banten pejati dan canang yang tersedia di warung sekitar.

3. Pura Batu Meringgit, Kebun Raya Bedugul

Di kawasan Kebun Raya Bedugul, Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Pura Batu Meringgit memadukan ajaran Siwa dan Buddha. Pura Beji di dalamnya memiliki tiga pancoran: pengelukatan, tambah, dan peleburan, yang berfungsi untuk membersihkan diri, menghilangkan energi negatif, dan menyembuhkan penyakit. Pemedek cukup membawa satu pejati dan tiga canang untuk persembahyangan sebelum melukat. Keindahan Kebun Raya Bedugul menjadi nilai tambah setelah ritual selesai.

4. Pura Beji Tirta Amerta Gangga, Selemadeg Timur

Terletak di Banjar Kelecung Kelod, Kecamatan Selemadeg Timur, Pura Beji Tirta Amerta Gangga memiliki tiga pancoran: Bulakan Kembar dan Mapas Ina. Air pancoran mengalir melalui Patung Dewata Nawa Sanga, menciptakan kesan magis. Tempat ini dipercaya menyembuhkan penyakit medis dan nonmedis. Pemedek hanya perlu membawa pejati dan canang untuk melukat di sini.

5. Pura Luhur Goa Raja Taksaka, Kota Tabanan

Tersembunyi di Banjar Gerokgak Gede, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Pura Luhur Goa Raja Taksaka menawarkan pengalaman melukat di gua sedalam 10 meter, mirip Pura Goa Giri Putri di Nusa Penida. Beji (mata air) di dalam gua digunakan untuk melukat, dengan piodalan diadakan setiap Budha Kliwon, wuku Gumbreg. Ritual ini dipercaya membuka pintu rezeki dan kelancaran karier.

Tempat Melukat di Badung: Keindahan Alam dan Ketenangan Batin

Kabupaten Badung menawarkan destinasi melukat yang memadukan spiritualitas dengan suasana alam yang menyejukkan. Berikut adalah pilihannya:

6. Pura Goa Peteng Alam, Jimbaran

Berlokasi di Jalan Goa Peteng, Kecamatan Kuta Selatan, Pura Goa Peteng Alam (atau Pura Tunjung Mekar) menghadirkan pengalaman melukat di dalam gua alami. Kolam dengan air jernih di tengah gua diyakini mampu menghilangkan energi negatif dan menyembuhkan penyakit gaib. Pamedek perlu membawa lampu penerangan karena suasana gua yang gelap, menambah kesan sakral ritual ini.

7. Pura Pancoran Solas Taman Mumbul, Sangeh

Di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Pura Pancoran Solas Taman Mumbul memiliki 11 pancoran yang melambangkan Dewata Nawa Sanga serta Ratu Niang Sakti dan Dewi Kwam Inn. Dikelilingi kebun yang asri, tempat ini ideal untuk melukat guna menetralisir energi negatif, melancarkan rezeki, dan melindungi bisnis. Pamedek juga bisa menikmati kolam ikan di Pura Tirta Taman Mumbul di seberangnya.

8. Pura Beji Saraswati, Gulingan

Meski belum terlalu dikenal, Pura Beji Saraswati di Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, menawarkan suasana asri di lembah pinggir sungai. Dengan 11 pancoran (enam menghadap selatan, lima menghadap barat), tempat ini cocok untuk melukat sekaligus memohon keturunan, kelancaran rezeki, dan karier. Pamedek perlu menuruni puluhan anak tangga, namun pemandangan alamnya sepadan.

9. Pura Geger, Nusa Dua

Terletak di Jalan Pura Geger, Desa Adat Peminge, Kecamatan Kuta Selatan, Pura Geger Dalem Pemutih berdiri megah di atas batu karang dengan pemandangan Pantai Geger. Beji di sebelah selatan pura, yang tersembunyi di balik karang, hanya muncul saat air surut. Melukat di sini dipercaya menyembuhkan penyakit gaib dan melancarkan rezeki. Pamedek perlu menuruni tangga untuk mencapai mata air.

10. Taman Beji Samuan, Carangsari

Di Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Taman Beji Samuan menawarkan pengalaman melukat dengan nuansa kolam vila mewah. Terletak di pinggir Sungai Yeh Penet, tempat ini memiliki Pancuran Sapta Rsi dan kolam untuk berendam. Pemandangan lembah dan jurang yang asri membuat ritual ini menyegarkan jiwa sekaligus membersihkan energi negatif.

Tempat Melukat Lainnya di Bali: Pilihan Beragam untuk Banyu Pinaruh

Selain Tabanan dan Badung, ada beberapa tempat melukat lain di Bali yang tak kalah menarik untuk dikunjungi:

11. Pura Dalem Mengening Lan Penghayatan Bhatara Semeru, Renon

Terletak 500 meter timur Pasar Renon, Kelurahan Renon, pura ini memiliki tirta (mata air) yang digunakan untuk melukat. Air suci ini dipercaya berkhasiat untuk penyembuhan, pembersihan batin, dan melindungi tempat bisnis. Pemedek hanya perlu membawa pejati atau canang sari, melukat di depan area pura, lalu melanjutkan persembahyangan di area utama.

12. Pura Taman Beji, Pasar Badung

Berada di tengah aliran Tukad Badung, antara Pasar Kumbasari dan Pasar Badung, Pura Taman Beji memiliki mata air yang tak pernah habis. Air ini digunakan untuk melukat dan memerciki tempat bisnis agar terlindungi dari energi negatif. Ritual di sini dipercaya menyembuhkan penyakit gaib, memohon keturunan, dan melancarkan rezeki. Pemedek perlu membawa pejati dan bungkak (dua untuk laki-laki, tiga untuk perempuan).

13. Pantai Matahari Terbit, Sanur

Terletak di timur ibu kota Bali, Pantai Matahari Terbit di Sanur bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga tempat melukat yang populer. Dengan ombak yang relatif tenang, pantai ini ideal untuk ritual penglukatan sekaligus persembahyangan. Keindahan matahari terbit menambah nilai spiritual dan estetika saat Banyu Pinaruh.

14. Pencampuhan Sala Tirta Sudamala, Abuan

Berlokasi di Taman Pecampuan, Desa Pekraman Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut, tempat ini menawarkan pengalaman melukat lengkap dengan bantuan pecalang. Pemedek cukup membawa pejati, canang, dan dupa. Tempat ini cocok untuk berbagai jenis penglukatan, menjadikannya pilihan fleksibel untuk ritual Banyu Pinaruh.

Tips Sukses Melukat saat Banyu Pinaruh

Banyu Pinaruh sering kali membuat tempat-tempat melukat ramai oleh pamedek. Agar ritual berjalan lancar, ikuti tips berikut:

Makna Melukat di Banyu Pinaruh

Melukat bukan sekadar mencuci tubuh dengan air suci, tetapi juga menyucikan jiwa dengan ilmu pengetahuan. Ritual ini dipercaya mampu menghilangkan energi negatif, menyembuhkan penyakit gaib, membuka pintu rezeki, memperlancar karier, hingga memohon keturunan. Dengan mengunjungi destinasi melukat ini, kamu tidak hanya mendapatkan pengalaman spiritual, tetapi juga menikmati pesona alam dan budaya Bali yang tak tertandingi.

Jadi, destinasi mana yang akan kamu pilih untuk merayakan Banyu Pinaruh? Segera rencanakan kunjunganmu, dan rasakan ketenangan batin di tengah keindahan Pulau Dewata!

***

Tanya AI