Tayang: Minggu, 14 September 2025 08:24 WITA
Penulis: Sumiati Wayan | Editor: Febrianti Saraswati

ORTIBALI.COM –  Bali, pulau yang terkenal dengan pesona alam dan budayanya yang kaya, menyimpan harta karun berupa warisan pengobatan tradisional yang dikenal sebagai Usadha. Ilmu pengobatan ini telah diwariskan secara turun-temurun, menjadi bagian tak terpisahkan dari kearifan lokal masyarakat Bali.

Salah satu pilar penting dalam Usadha adalah Lontar Taru Pramana, sebuah naskah kuno yang merinci berbagai jenis tumbuhan berkhasiat untuk pengobatan tradisional. Di antara banyak tanaman yang disebutkan, gamongan menonjol sebagai salah satu tanaman rimpang dengan manfaat kesehatan yang luar biasa.

Warisan Usadha dan Kekayaan Gamongan

Usadha Bali bukan sekadar pengobatan, tetapi juga cerminan kearifan leluhur dalam memanfaatkan alam untuk kesehatan. Lontar Taru Pramana menjadi panduan berharga yang mengungkap rahasia tanaman obat, termasuk gamongan. Dalam bahasa Indonesia, gamongan dikenal sebagai lempuyang atau Zingiber zerumbet dalam nama latin, termasuk dalam keluarga Zingiberaceae. Tanaman ini banyak ditemukan di wilayah tropis seperti Asia Tenggara, khususnya Bali, berkat iklimnya yang mendukung.

Ciri khas gamongan mudah dikenali: daunnya panjang berbentuk lanset, batangnya tumbuh membentuk semak atau rumpun, dan bunganya memikat dengan warna merah. Namun, bagian paling berharga dari tanaman ini adalah rimpangnya. Rimpang gamongan kaya akan antioksidan seperti polifenol dan flavonoid, serta mengandung karbohidrat, protein, serat, kalium, magnesium, kalsium, dan vitamin C, menjadikannya bahan alami yang powerful untuk kesehatan.

Khasiat Gamongan dalam Pengobatan Tradisional

Menurut Lontar Taru Pramana, gamongan memiliki peran penting dalam pengobatan tradisional, salah satunya untuk mengatasi tangan kiting (kram atau kesemutan pada tangan). Cara pengolahannya sederhana namun efektif: rimpang gamongan dicincang, dicampur dengan minyak kelapa, lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang bermasalah. Petikan dari lontar berbunyi, “Saya bernama gamongan, daging saya panas, daun saya panas, saya dapat dipakai untuk obat tangan kiting, ambil umbi saya, campur dengan minyak kelapa, tempelkan pada bagian yang sakit.” Metode ini mencerminkan kearifan leluhur yang mengandalkan pengalaman empiris untuk menyembuhkan.

Namun, manfaat gamongan tidak berhenti di situ. Berkat pengalaman turun-temurun, tanaman ini juga diolah menjadi loloh, minuman herbal khas Bali yang terbuat dari berbagai bagian tanaman seperti akar, rimpang, daun, bunga, hingga kulit batang. Salah satu varian populer adalah loloh paye gamongan, kombinasi rimpang gamongan dan tangkai pare (katik paye) yang kaya manfaat.

Cara Membuat Loloh Paye Gamongan

Membuat loloh paye gamongan cukup mudah dan bisa dilakukan di rumah. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Siapkan bahan: Air, garam, rimpang gamongan, tangkai pare (katik paye), serta bahan pelengkap seperti kunyit, daun suji, daun jeruk purut, atau serai untuk menambah aroma dan cita rasa.

  2. Cincang atau tumbuk: Potong kasar atau tumbuk gamongan dan tangkai pare agar zat aktif dan rasa lebih mudah keluar.

  3. Rebus: Masukkan bahan ke dalam panci dengan air secukupnya, tambahkan bahan pelengkap jika diinginkan, lalu panaskan hingga mendidih. Biarkan mendidih beberapa saat untuk mengeluarkan sari-sari bahan.

  4. Saring: Pisahkan sari dari ampas dengan menyaring campuran. Hasil saringan ini adalah loloh yang kaya nutrisi.

  5. Sajikan: Loloh bisa dinikmati hangat atau dingin, sesuai selera. Tambahkan sedikit garam untuk mengurangi rasa pahit, atau daun-daunan untuk aroma ekstra.

Loloh paye gamongan bukan hanya menyegarkan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan seperti melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, meningkatkan nafsu makan, memperkuat imunitas, dan berperan sebagai antitoksin alami.

Mengapa Gamongan Istimewa?

Keistimewaan gamongan tidak hanya terletak pada khasiatnya, tetapi juga pada nilai budaya yang dikandungnya. Tanaman ini adalah bukti nyata bagaimana leluhur Bali memadukan pengalaman empiris dengan kearifan lokal untuk menciptakan solusi kesehatan yang alami dan efektif. Dari pengobatan tangan kiting hingga minuman herbal loloh paye gamongan, gamongan terus hidup dalam tradisi Bali, menjembatani masa lalu dan kini.

Bagi Anda yang ingin menjelajahi pengobatan tradisional Bali atau sekadar mencoba minuman herbal yang menyehatkan, gamongan adalah pilihan yang patut dicoba. Dengan cita rasa khas dan manfaat kesehatan yang melimpah, tanaman ini bukan hanya bagian dari warisan budaya, tetapi juga solusi alami untuk hidup sehat. Yuk, kenali lebih dalam kekayaan Usadha Bali dan nikmati khasiat gamongan dalam kehidupan sehari-hari!

***

Cek Usiamu Dulu Ya...

Anda harus sudah cukup umur untuk mengakses situs ini.

PERINGATAN: Situs web ini berisi konten yang dibatasi berdasarkan usia.

💬 Tanya AI