📷daun bluntas obat herbal untuk menghilangkan bau badan/ ortibali
Penulis: Sumiati Wayan | Editor: Putu Linggih
ORTIBALI.COM – Beluntas (Pluchea indica [L.] Less.) adalah tanaman perdu yang sering tumbuh liar di tanah kering berbatu. Meski terlihat sederhana, tanaman ini menyimpan banyak khasiat yang telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional di berbagai daerah Indonesia. Beluntas juga kerap dijadikan tanaman pagar karena bentuknya yang rimbun dan pertumbuhannya yang cukup cepat.
Tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dengan cukup sinar matahari hingga sedikit naungan. Ia kerap ditemukan di daerah pesisir hingga ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut. Tingginya bisa mencapai 2 meter, bahkan lebih, dengan banyak cabang halus dan berambut lembut.
Beragam Nama Beluntas di Nusantara
Sebagai tanaman yang tersebar luas di berbagai daerah, beluntas memiliki beragam nama lokal:
- Sumatera: beluntas (Melayu)
- Jawa Barat (Sunda): baluntas, baruntas
- Jawa Tengah dan Timur: luntas
- Madura: baluntas
- Sulawesi Selatan (Makasar): lamutasa
- Timor: lenabou
Ciri Fisik Tanaman Beluntas
Ciri daun beluntas cukup khas dan mudah dikenali. Daunnya berwarna hijau terang, bertangkai pendek, dan tersusun berseling. Helaian daun berbentuk telur terbalik, dengan ujung membulat dan sedikit meruncing, serta memiliki tepi bergerigi.
Saat diremas, daunnya mengeluarkan aroma harum yang khas. Bunganya berbentuk malai rata, muncul dari ketiak daun dan ujung batang, berwarna putih kekuningan hingga ungu pucat. Buahnya kecil, keras, berwarna cokelat dengan biji keputihan.
Khasiat dan Kandungan Daun serta Akar Beluntas Sifat dan Manfaat Beluntas
Beluntas dikenal luas dalam pengobatan tradisional karena berbagai manfaat yang terkandung dalam daun dan akarnya:
Daun beluntas bersifat aromatik, sedikit pahit, dan berfungsi sebagai:
- Penambah nafsu makan (stomakik)
- Pelancar pencernaan
- Peluruh keringat (diaforetik)
- Penurun demam (antipiretik)
- Penyegar alami
Akar beluntas bermanfaat untuk:
- Peluruh keringat
- Penyejuk tubuh (demulcent)
Kandungan Kimia Penting
Keampuhan beluntas dalam pengobatan tidak lepas dari senyawa aktif yang dikandungnya. Daun beluntas mengandung:
- Alkaloid
- Flavonoid
- Tanin
- Minyak atsiri
- Asam klorogenat
- Mineral seperti natrium, kalsium, magnesium, alumunium, dan fosfor
Sementara akarnya mengandung flavonoid dan tanin.
Beluntas untuk Kesehatan: Cara Pemanfaatan Tradisional
Dengan kombinasi kandungan kimia dan sifat penyembuhan alami, beluntas dipercaya membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Berikut beberapa manfaat daun dan akar beluntas serta cara penggunaannya:
1. Mengatasi Bau Badan dan Bau Mulut
Makan daun beluntas segar sebagai lalapan atau kukusan dipercaya mampu mengurangi bau badan dan bau mulut. Untuk hasil maksimal, bisa ditambahkan ramuan herbal:
Bahan: 15 gr daun beluntas, 5 gr buah pinang, dan sedikit garam.
Cara: Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum ½ gelas dua kali sehari.
2. Meningkatkan Nafsu Makan
Daun beluntas yang dimakan sebagai lalapan atau dikukus bisa merangsang nafsu makan, terutama bila dikonsumsi rutin saat makan.
3. Gangguan Pencernaan pada Anak
Daun segar yang telah dicuci bersih bisa dihaluskan dan dicampurkan ke dalam bubur saring atau nasi tim anak.
4. TBC Kelenjar (Skrofuloderma)
Campurkan 10 gr daun beluntas, gelatin kulit sapi, dan rumput laut kering (Laminaria japonica), lalu dikukus hingga lunak. Konsumsi dalam keadaan hangat setiap hari.
5. Rematik dan Nyeri Pinggang
Rebus 15 gr akar beluntas yang telah dicuci bersih dengan 3 gelas air hingga lunak. Konsumsi saat hangat, setiap hari.
6. Demam dan Pengeluar Keringat
Opsi 1: Seduh 15 gr daun beluntas segar seperti membuat teh.
Opsi 2: Kukus 100 gr daun segar hingga matang dan konsumsi bersama nasi pagi dan sore.
7. Menyembuhkan Luka
Daun segar dihaluskan lalu dicampur dengan sedikit kapur sirih. Oleskan pada luka sebagai obat luar.
8. Mengatasi Menstruasi Tidak Teratur
Tumbuk 2 genggam daun beluntas segar, campurkan dengan 2,5 gelas air matang dan sedikit garam. Peras dan saring, lalu minum ¾ gelas sebanyak 3 kali sehari.
Penutup: Beluntas, Warisan Herbal Nusantara yang Perlu Dilestarikan
Beluntas bukan sekadar tanaman pagar atau lalapan biasa. Di balik kesederhanaannya, tersembunyi segudang manfaat kesehatan yang layak diperhitungkan sebagai bagian dari solusi alami pengobatan tradisional.
Dengan khasiat yang beragam—dari peluruh keringat hingga penambah nafsu makan—beluntas layak mendapat tempat dalam gaya hidup sehat berbasis herbal.
***












