📷Tirta Empul di Gianyar menjadi pilihan tempat paling populer untuk melaksanakan tradisi melukat di Bali/ ortibali
Penulis: Orti Bali
ORTIBALI.COM –Â Di tengah sawah hijau subur Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, ada sebuah tempat melukat yang masih jarang disentuh wisatawan massal. Pancuran Batan Pule mengalir jernih dari bawah pohon pule besar, menjadi tujuan utama masyarakat Hindu lokal untuk menyucikan diri dan mencari kesembuhan alami. Air suci di sini membawa energi spiritual kuat yang diyakini mampu membersihkan tubuh serta jiwa dari segala bentuk kotoran.
Asal Usul dan Sejarah Penemuan
Pancuran Batan Pule tidak muncul begitu saja. Penemuan sumber mata air ini terjadi secara tak terduga pada masa penjajahan, saat pekerja membangun jembatan di area tersebut. Air tiba-tiba menyembul dari tanah, langsung membuat warga setempat menganggapnya keramat. Sejak saat itu, tempat ini menjadi situs spiritual penting bagi komunitas Hindu di Desa Munggu, sering digunakan untuk ritual melukat yang membersihkan energi negatif.
Khasiat Air Suci yang Terkenal
Air dari Pancuran Batan Pule paling dikenal karena kemampuannya menyembuhkan penyakit cacar. Banyak warga mengalami pemulihan luar biasa setelah mandi di sini. Yogi Agastya, penduduk Desa Munggu, menjadi salah satu bukti nyata. Ia sembuh total dari cacar berat usai menjalani ritual melukat. Selain itu, air suci ini diyakini memberikan ketenangan batin mendalam, meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, serta mendatangkan keberuntungan dalam kehidupan sehari-hari.
Cara Melakukan Ritual Melukat
Ritual melukat di Pancuran Batan Pule sangat sederhana dan terbuka untuk semua orang. Pengunjung hanya perlu membawa canang sari atau sesajen ringan sebagai tanda hormat. Berdirilah di bawah pancuran, biarkan air mengalir membasuh tubuh sambil memanjatkan doa tulus. Banyak yang merasakan getaran energi positif kuat saat air menyentuh kulit, bahkan seperti dikelilingi kekuatan tak kasat mata yang membuat pengalaman ini begitu berkesan.
Kisah Mistis yang Melekat
Pancuran Batan Pule tidak hanya tentang penyembuhan, tapi juga cerita mistis yang membuat suasana semakin misterius. Pengunjung sering melaporkan penampakan sosok gaib, seperti perempuan berambut panjang atau figur mitologi Bali yang muncul sekilas. Ada yang mendengar suara aneh di malam hari, atau merasakan hawa dingin menusuk tulang meski cuaca sedang hangat. Kisah-kisah ini memperkaya aura spiritual tempat ini.
Lokasi dan Akses Menuju Pancuran
Pancuran Batan Pule berada di Banjar Pemaron, Desa Munggu, Mengwi, Badung. Aksesnya mudah dari Denpasar atau kawasan wisata sekitar seperti Tanah Lot. Cukup ikuti petunjuk arah menuju desa tersebut, lalu cari pohon pule besar di tengah sawah – pancuran ada tepat di bawahnya.
Pancuran Batan Pule membuktikan kekayaan wisata spiritual Bali yang masih autentik. Kombinasi keindahan alam, tradisi melukat otentik, serta sentuhan mistis menjadikannya destinasi istimewa bagi siapa saja yang ingin merasakan kekuatan air suci untuk menyembuhkan jiwa dan raga.
***














