📷Ilustrasi umat Hindu menuju pura ketika Galungan dan Kuningan/ ortibali.com
Penulis: Bram Subali | Editor: Putu Linggih
ORTIBALI.COM – Di tengah suasana sakral Hari Raya Galungan dan Kuningan kala itu, Pura Manik Galih di Desa Buduk, Mengwi, Badung, Bali, menjadi pusat perhatian umat Hindu. Pura yang dikenal sebagai tempat pemujaan umum ini tak hanya ramai oleh pangempon, tetapi juga dipadati pamedek dari berbagai kalangan yang datang untuk bersembahyang.
Jro Mangku Made Pasek Arsana, pemangku pura berusia 76 tahun pada wawancara tahun 2019 menceritakan betapa ramainya pura saat hari-hari suci tersebut. “Pura ini diempon oleh 20 kepala keluarga. Tapi saat Galungan, jumlah pamedek jauh lebih banyak. Banyak yang datang dari luar pangempon, bahkan anak-anak yang sudah menikah dengan pasangan dari luar tetap setia sembahyang ke sini,” ujarnya saat ditemui di kediamannya.
Doa dan Sesangi yang Terkabul
Pura Manik Galih bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga dikenal sebagai tempat di mana doa-doa dikabulkan. Banyak pamedek yang datang untuk menghaturkan sesangi, terutama setelah permohonan mereka terkabul. Salah satu kisah yang sering terdengar adalah pamedek yang memohon keturunan anak laki-laki. “Ada yang kembali ke pura untuk membayar sesangi karena doanya dikabulkan. Mungkin Dewi Sri merestui permintaan mereka,” tutur Jro Mangku Made Pasek Arsana dengan penuh keyakinan.
Tak hanya soal keturunan, ada pula pamedek yang memohon kelancaran untuk acara pernikahan atau hajatan lainnya. Sebagai wujud syukur, tak jarang mereka membawa sesaji atau mengupah gong sebagai tanda terima kasih atas restu yang diterima. “Sembahyang di sini sederhana, cukup bawa pajati. Dewi Sri bisa dipuja siapa saja, semua orang boleh datang,” tambahnya.
Daya Tarik Pura Manik Galih
Keunikan Pura Manik Galih terletak pada keterbukaannya. Sebagai pura umum, tempat ini mengundang siapa saja untuk bersembahyang, tanpa memandang asal-usul atau status. Suasana spiritual yang kental, ditambah dengan kepercayaan bahwa doa-doa di pura ini sering dikabulkan, membuatnya menjadi destinasi favorit saat Galungan dan Kuningan.
Dengan suasana yang hangat dan ramah, Pura Manik Galih terus menjadi saksi bisu berbagai cerita doa yang terkabul, menjadikannya salah satu tempat suci yang istimewa di hati masyarakat Bali. Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman spiritual di hari-hari suci, pura ini layak menjadi tujuan.
***












