
đź“·Pura Sakenan/ ortibali
Penulis: Orti Bali
ORTIBALI.COM –Â Inilah Pura Sakenan yang ada di Pulau Serangan, Denpasar Selatan, Bali. Dulu, pulau mungil ini hanya bisa dicapai dengan perahu nelayan. Kini, berkat reklamasi, mobil dan bus besar melenggang masuk lewat jalan darat. Kunjungan ke sini terasa ringan, tapi maknanya dalam.
Pulau Serangan memang kecil, panjangnya cuma 2,9 kilometer dan lebar 1 kilometer. Nama “Serangan” konon berasal dari kata “sira angen” — bikin orang rindu. Pelaut Bugis zaman dulu sering mampir mencari air tawar, lalu betah berlama-lama karena pesona pantainya. Hingga kini, jejak mereka masih ada di Kampung Bugis yang ramah dan penuh cerita.
Pura Sakenan sendiri termasuk pura kahyangan jagat, kelas tertinggi dalam sistem keagamaan Hindu Bali. Menurut lontar Usana Bali, pura ini didirikan oleh Mpu Kuturan pada abad ke-11, masa pemerintahan Sri Masula Masuli (1178–1255 M). Kemudian, Dang Hyang Nirartha, pendeta besar yang keliling Bali menyebarkan ajaran Hindu, singgah di sini. Terpukau oleh harmoni laut dan pulau, beliau memutuskan membangun tempat suci di sisi barat pulau. Nama “Sakenan” diyakini berasal dari kata “cakya” — menyatukan pikiran. Tempat ini memang sunyi, angin laut pelan, cocok untuk merenung.
Setiap 210 hari, tepat pada Hari Raya Kuningan jatuh di Sabtu Kliwon Kuningan, ribuan umat datang berpakaian adat. Mereka sembahyang di tiga pura sekaligus dalam satu paket ziarah: Pura Susunan Wadon (500 meter timur pura utama), Pura Susunan Agung, dan Pura Dalem Sakenan di tepi pantai barat. Ketiga pura ini melambangkan Purusa, Pradhana, dan Lingga — simbol keseimbangan alam semesta versi Hindu Bali. Pura Sakenan juga dikenal sebagai Samudra Kertih dalam konsep Sad Kertih, tempat memuja Ida Sang Hyang Baruna, dewa penguasa lautan, untuk keselamatan dunia dan penyucian bhuta kala.
Bagi wisatawan non-Hindu, tetap boleh masuk area luar pura dengan sopan. Suasananya damai, berbeda jauh dari keramaian Kuta atau Ubud. Setelah puas menikmati aura sakral, lanjut saja ke wisata bahari di sekitarnya. Ada penangkaran penyu yang menggemaskan, spot diving dengan terumbu karang cantik, atau sekadar main banana boat, parasailing, dan jetski. Airnya lebih tenang dibanding Tanjung Benoa yang selalu penuh sesak.
Jadi, kalau kamu lagi susun itinerary liburan ke Bali, masukkan Pulau Serangan dan Pura Sakenan dalam daftar. Satu hari cukup untuk merasakan perpaduan spiritual dan petualangan bahari yang sulit dilupain. Bali memang selalu punya cara membuat orang “sira angen” — dan pulau kecil ini salah satu buktinya.
***












