Tayang: Kamis, 21 Agustus 2025 20:35 WITA
Penulis: Orti Bali | Editor: Putu Linggih

ORTIBALI.COM – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Pantai Padma, Legian, Badung, Bali, berlangsung meriah dengan digelarnya acara Gema Kemerdekaan LKD 2025. Kegiatan yang diinisiasi oleh warga Banjar Legian Kelod ini sukses menarik perhatian masyarakat setempat dan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Acara yang digelar pada Minggu, 17 Agustus 2025, ini menghadirkan berbagai penampilan seni dan budaya yang memukau, menambah semarak peringatan kemerdekaan Indonesia.

Salah satu sorotan utama acara ini adalah parade band antar pengerondan Banjar Legian Kelod, yang tampil energik dan memikat hati penonton. Selain itu, perayaan ini dimeriahkan dengan pementasan tari Bali yang menampilkan keindahan budaya lokal, senam Bungan Jepun oleh kelompok ibu-ibu PKK, serta penampilan spesial dari DJ Berlin Bintang yang menghibur pengunjung hingga larut malam. Kombinasi atraksi ini menciptakan suasana penuh semangat dan kebersamaan.

Menurut I Nyoman Sumanata, Ketua Panitia sekaligus Kelian Banjar Legian Kelod, acara ini bertujuan untuk memupuk kreativitas warga dalam bidang seni, musik, dan budaya. “Kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat, termasuk ibu-ibu PKK, untuk menunjukkan bakat mereka. Senam Bungan Jepun, misalnya, sepenuhnya digagas oleh kelompok PKK Banjar Legian Kelod,” ungkapnya.

Acara ini resmi dibuka oleh Kelian Desa Adat Legian dengan pelepasan burung merpati, sebuah simbol perdamaian, yang dilakukan bersama pengurus Banjar Legian Kelod, panitia, serta tamu undangan, termasuk anggota dewan yang hadir untuk memberikan dukungan. Dalam sambutannya, Kelian Desa Adat Legian menyampaikan bahwa Gema Kemerdekaan LKD 2025 merupakan acara terbesar yang dipelopori oleh Banjar Legian Kelod. “Kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang. Saya sangat mengapresiasi antusiasme warga. Ke depannya, kami juga mengajak pelaku usaha di Desa Adat Legian untuk terus mendukung acara seperti ini guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Legian,” ujarnya.

Selain penampilan seni, pengunjung juga dimanjakan dengan kehadiran berbagai stan kuliner UMKM yang menawarkan ragam makanan khas. Kehadiran UMKM ini tidak hanya memperkaya pengalaman pengunjung, tetapi juga mendukung perekonomian lokal. Dalam parade band, Just Friday Band dari Kelompok Pengerondan Sukra berhasil meraih gelar favorit berdasarkan voting di media sosial, dengan perolehan 3.196 suara atau 53,1% dari total suara. Angka ini menunjukkan antusiasme besar dari masyarakat dalam mendukung kreativitas lokal.

Seorang perwakilan dari Just Friday Band mengungkapkan rasa bangganya atas kesempatan untuk tampil. “Kami sangat senang diberi ruang untuk berkreasi. Semoga acara seperti ini bisa terus digelar dan semakin meriah di masa depan,” katanya.

Gema Kemerdekaan LKD 2025 tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga wadah untuk mempromosikan budaya Bali, kreativitas masyarakat, dan potensi wisata Legian. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, acara ini sukses menciptakan momen berharga yang memperkuat rasa cinta tanah air.

***

Tanya AI