Aturan Arah Dan Posisi Kepala Pada Saat Tidur Orang Bali

Perhatikan tempat letak kapalamu, waktu tidur beginilah pelajaran dari buku-buku. Jika kepalamu di timur, akan panjang umurmu. Jika di utara, engkau mendapatkan kejayaan. Jika letak kepalamu di barat, akan mati rasa cinta padamu, engkau akan dibenci para sahabatmu; dan jika membujur ke selatan, akan pendek umurmu, dan menyebabkan rasa dukacita. – Nitisastra VII, 1-2. Tidur…

Menyambut Nyepi, Yang Harus Ada Ogoh-Ogoh Atau Api?

Menjelang hari raya Nyepi banyak hal yang dipersiapkan oleh umat Hindu se Bali, contohnya membuat ogoh-ogoh. Mengenai ogoh-ogoh dan Nyepi, berikut sebuah tulisan yang dikutip dari akun kompasiana milik I Ketut Merta Mupu yang mengungkapkan kaitan ogoh-ogoh, api, dan Nyepi. Tahun lalu pernah menulis status facebook berjudul ‘Mubazir, Ogoh-Ogoh Sebaiknya Ditiadakan’. Ulasannya sebagai berikut: Setiap menjelang…

Lukat Geni, Tradisi Unik Dari Klungkung

Tradisi lukat Geni di Puri Satria Kawan, Banjar Satria, Dawan, Klungkung hampir mirip dengan tradisi Ter-teran di desa jasri, karangasem. Biasanya melukat atau membersihkan diri secara niskala menggunakan air, tapi kali ini menggunakan sarana geni (api). Tradisi lukat Geni merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Banjar Satria yang bertujuan untuk melukat atau membersihkan diri. Tradisi lukat geni…

Sejarah Ogoh-Ogoh Di Bali

“Ogoh-ogoh” penamaan ogoh-ogoh diambil dari sebutan ogah-ogah dari bahasa bali, artinya sesuatau yang di goyang-goyangkan,”ogah-ogah, ogoh-ogoh, kala-kali lumamapah/ogah-ogah, ogoh-ogoh, ngiterin dese” salah satu lirik lagu wajib di hari pengerupukan satu hari sebelum perayaan nyepi. Ogoh-ogoh sebetulnya tidak memiliki hubungan langsung dengan upacara Hari Raya Nyepi. Sejak tahun 80-an, umat hindu mengusung ogoh-ogoh yang dijadikan satu…

Legenda Prabu Watugunung

Watugunung (Watu Gunung) yang disebutkan dalam wuku dengan urip 8 dan bilangan 30. Tersebutlah sebuah kisah watugunung sebagaimana yang disebutkan dalam lontar medangkemulan, sebagai salah satu acuan lontar dalam perhitungan kalender Bali. Watugunung adalah seorang anak dari raja Kundadwipa yang bernama Dang Hyang Kulagiri dan ibunya bernama Dewi Sintakasih. Pada mulanya diceritakan, setelah lama bersuami…

Prosesi Tipat Bantal

Inilah prosesi terakhir dalam pernikahan tradisional adat Bali yang menganut agama Hindu, Mejauman Ngabe Tipat Bantal. Setelah Sarira Samkara/ Makala-kalaan, kemudian diteruskan dengan Mewidhi Widhana serta upacara Majaya-jaya, Majauman merupakan rangkaian terakhir dalam tiga upacara yang dilaksanakan dalam upacara pernikahan adat Bali. Mejauman berbeda dengan mejauman ngabe tipat bantal. Kata mejauman berasal dari kata jaum…

Kisah Menerawang Niskala “Akibat Aborsi”

Ronsen Niskala adalah sebuah ritual yang berfungsi untuk dapat mengetahui kebenaran secara niskala dalam sebuah ritual mapinunas yang dilakukan melalui seorang Jro Balian sebagai pengantar spiritual. Dikisahkan, seorang pria remaja datang diantarkan oleh temannya ke Kamar Suci Bali Niskala untuk dapat dironsen, Mukanya kelihatan begitu jenuh dengan masalah yang dihadapinya. Sebuah kisah sedih dari seorang penangkilan…

error: