Mengapa Tidak Boleh Menanam Cabai Di Pekarangan Rumah?

OrtiBali – Cabai atau adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana digunakan. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa makanan.

Tanaman cabai dapat tumbuh atau ditanam dengan gampang karena tidak memerlukan sarana khusus, tinggal menebar bijinya saja dan rajin menyiram maka tanaman cabai dapat tumbuh. Namun ada hal yang perlu diperhatikan, khususnya di Bali ada mitos tidak boleh menanam cabai di pekarangan rumah. Hal itu dikarenakan cabai membuat pedas, pedas itu bisa diartikan marah, sehingga membuat penghuni rumah menjadi mudah marah dan mudah bertengkar. Sehingga disarankan agar tidak menanam cabai dalam pekarangan rumah.

Apabila masih tetap berkeinginan memiliki tanaman cabai, bisa mempergunakan pot sebagai medianya, sehingga akar dari tanaman cabai tidak langsung menyentuh tanah di pekarangan rumah. Namun jika sudah terlanjur tertanam, bisa dihilangkan dengan cara menginjak-injaknya sampai mati, barulah dicabut dan dibuang. Kenapa perlu diinjak sampai mati, ini diasumsikan sebagai perlawanan terhadap rasa amarah yang membuat sering bertengkar, sehingga saat tanaman tersebut mati maka sifat-sifat dan alasan untuk marah menjadi berkurang dan bisa berfikiran jernih.

Benarkah hal tersebut?

error: